Loading...
img

International Gibbon Day

Halo Sobat Satwa!


Pernahkah Sobat Satwa mendengar suara panggilan keras dan khas dari Siamang yang terdengar dari kejauhan? Atau melihat mereka bergerak lincah di antara pepohonan? Di balik suara dan kelincahannya, Siamang memiliki berbagai keunikan sekaligus peran penting bagi ekosistem hutan.


Setiap tanggal 24 Oktober diperingati sebagai International Gibbon Day. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenal lebih dekat kelompok gibbon, termasuk Siamang, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian mereka dan habitatnya.


Siamang (Symphalangus syndactylus) di Indonesia Siamang hidup alami di Pulau Sumatra. Siamang termasuk kelompok kera kecil (lesser apes), bukan monyet. Salah satu ciri yang membedakannya dengan monyet adalah Siamang tidak memiliki ekor. Mereka juga lebih banyak menghabiskan aktivitasnya di atas pepohonan.


Bukan hanya cara bergeraknya yang menarik, Siamang juga dikenal dengan suaranya yang nyaring dan khas. Siamang memiliki kantung suara pada bagian tenggorokan yang dapat mengembang ketika bersuara. Kantung tersebut membantu memperkuat suara panggilannya sehingga dapat terdengar dari jarak yang cukup jauh. Suara ini menjadi salah satu bentuk komunikasi dengan anggota kelompoknya.


Keberadaan Siamang juga memiliki arti penting bagi ekosistem hutan. Buah-buahan menjadi salah satu bagian penting dari makanannya. Ketika memakan buah dan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, Siamang turut membantu proses penyebaran biji. Proses tersebut mendukung regenerasi tumbuhan dan keberlangsungan ekosistem hutan yang menjadi habitat berbagai makhluk hidup.


Sayangnya, kehidupan Siamang di alam menghadapi berbagai ancaman. Hilangnya dan terfragmentasinya habitat menjadi salah satu ancaman bagi kelangsungan hidup mereka. Selain itu, perburuan dan perdagangan satwa liar juga memberikan tekanan terhadap populasinya. Kondisi tersebut membuat perlindungan habitat dan upaya konservasi menjadi semakin penting.


Sobat Satwa juga dapat mengenal Siamang lebih dekat di Gembira Loka Zoo. Dengan mengenal karakteristik dan keunikannya, kita dapat memahami bahwa Siamang bukan sekadar satwa dengan suara yang khas, tetapi juga bagian penting dari ekosistem yang perlu dijaga kelestariannya.


Melalui peringatan International Gibbon Day, mari tingkatkan kepedulian terhadap Siamang dan habitat alaminya. Menjaga kelestarian Siamang juga berarti turut menjaga hutan yang menjadi rumah bagi mereka dan berbagai makhluk hidup lainnya.


Selamat memperingati International Gibbon Day, Sobat Satwa!


Penulis:

Akhsania Fayza Arsanti

Pariwisata, Universitas Negeri Yogyakarta

WhatsApp