GL Zoo Anjangsana di Panti Asuhan Boro, Kulonprogo Gembira Loka Zoo
Kirim Pesan Disini
×
_
_

Kirim Pesan Melalui FP Facebook @GLZooJogja, Jangan Lupa LIKE ya!

detil

Berita

category > Berita

GL Zoo Anjangsana di Panti Asuhan Boro, Kulonprogo

GL Zoo  - Meski tinggal di panti asuhan (PA), anak-anak balita itu berwajah ceria dan tampak bahagia. Pada Kamis (9/11) siang ketika rombongan dari Gembira Loka Zoo (GL Zoo) berkunjung ke PA Brayat Pinuji,  Boro, Kulonprogo- DI Yogyakarta,  para balita penghuni panti ini berlarian kecil menyambut rombongan karyawan  kebun binatang itu.

Kedatangan rombongan GL Zoo ke PA putri itu untuk anjangsana, terkait dengan peringatan ultah ke 64  atau genap 8 windu usia kebun binatang di Yogyakarta tersebut. Dalam anjangsana itu, rombongan yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama GL Zoo KMT A.Tirtodiprojo (Joko) diterima Pimpinan PA Brayat Pinuji Sr M. Corry OSF. Dalam aksi sosial itu diserahkan bantuan berupa sembako untuk kebutuhan para penghuni panti, serta sejumlah uang guna pihak panti untuk membayar SPP sekolah anak asuhnya.

“Kedatangan kami ke sini untuk silaturahmi dan sedikit membantu kebutuhan panti asuhan ini,” kata  Joko yang  didampingi Sekretaris Yayasan GL Zoo Sri Khrisna dan Manager Administrasi kebun binatang setempat, Suharti.

PA Brayat Pinuji terletak di Dusun Boro, Banjarasri, Kalibawang, Kulonprogo. Kini, PA putri  ini  dihuni 65 anak, dari usia balita, TK, SD, SMP, SLTA hingga tingkat perguruan tinggi. Mereka itu berasal dari berbagai pulau di Indonesia, dengan aneka agama. “Masalah yang mereka hadapi membawa anak-anak ini masuk panti. Ada yang broken home, yatim piatu, anak hasil hubungan luar nikah,  dan masalah sosial lainnya. “Kebanyakan, mereka dari keluarga ekonomi lemah,” tutur Sr Corry.

Sebelumnya, rombongan GL Zoo juga mengunjungi PA Sancta Maria, yang juga berlokasi di Dusun Boro, Kulonprogo. Dalam anjangsana di PA khusus putra ini juga diserahkan bantuan serupa. Pimpinan PA Sancta Maria Boro, Br Petrus Paijan FIC menjelaskan, PA yang dikelolanya ada 62 anak. Mereka antara lain berasal dari Yogya, Magelang, Solo, Klaten,  selain itu ada yang berasal dari Maluku, Papua, dan Kalimantan.   

Dari total 62 anak asuh itu,  50 anak tinggal berasrama di Boro, sedangkan 12 lainnya yang sudah tingkat SMA dan perguruan tinggi. Mereka  terpaksa kos di dekat sekolahnya di luar kota, seperti di Magelang, Muntilan dan Ambarawa.

PA putra Boro,  kini ditangani tiga Bruder FIC, dibantu sepuluh awam. Untuk kebutuhan mereka sehari-hari, termasuk biaya sekolah, kos, asrama, PA ini selaian mendapat bantuan rutin dari Yayasan Dharmais, Dinsos Provinsi DIY, juga dari para donatur, selain dari Yayasan Budi Mulya Semarang.

Penghuni panti ini selain  bersekolah seperti kebanyakan anak umumnya, di asrama dilatih pula bermain musik, seperti drum, gitar dan kulintang. Tiap dua minggu sekali diadakan latihan paduan suara. Selain itu juga ada kegiatan olahraga, seperti sepak bola, badminton, pingpong dan voley. “Di panti asuhan, anak-anak diasuh seperti keluarga sendiri. Pengasuh ebrperan sebagai orangtua. Anak-anak selalu diperhatikan,” jelas Br Pai.

Para penghuni PA ini meski berasal dari berbagai daerah dan agama berbeda, mereka bisa hidup secara berdampingan dalam suasana kekeluargaan. “Kalau sudah selesai sekolah ya..kami lepas dan harus kerja. Kami dari pihak panti mengupayakan cari job yang cocok dengan jurusannya,” terangnya. (bam)

Gembira Loka Zoo




Gembira Loka Zoo Map