Gembira Loka Zoo
Kirim Pesan Disini
×
_
_

Kirim Pesan Melalui FP Facebook @GLZooJogja, Jangan Lupa LIKE ya!

detil

koleksi

Reptil merupakan hewan berdarah dingin yang hanya dapat bertahan hidup di kawasan dengan suhu tertentu (hangat). Kulit reptil berupa sisik yang tidak dapat tumbuh sehingga apabila tubuhnya bertambah besar maka lapisan kulit tersebut akan terkelupas dan diganti lapisan kulit baru. Reptil bereproduksi dengan bertelur.

koleksi > Reptilia

Biawak Bekari/ Biawak Pohon Hitam

Varanus beccarii

Biawak Bekari/ Biawak Pohon Hitam

Klasifikasi : Ordo Squamata, Family Varanidae

Deskripsi :

Biawak muda memiliki warna tubuh abu-abu dengan bintik-bintik berwarna hijau dan kuning. Ketika dewasa tubuhnya berubah menjadi warna hitam secara keseluruhan. Panjang tubuh biawak dewasa memiliki panjang 90-120 cm. Hewan ini memiliki ekor yang sangat panjang, sekitar 75% dari panjang tubuhnya, ekor tersebut membantunya untuk menjaga keseimbangan saat berada di pohon, dengan bentuknya yang selalu melingkar (spiral) digunakan untuk mengait di tangkai/dahan. Kakinya memiliki cakar-cakar yang panjang dan kuat dengan perekat agar dapat berjalan di batang pohon.kepalanya ramping dengan mata berwarna hitam dan gigi yang cukup panjang. Giginya yang tajam sangat membantunya agar mangsa tidak terlepas.

Perilaku : Biawak jenis ini hidup soliter (menyendiri), beraktivitas di siang hari (diurnal). Pada umumnya tidak begitu agresif, tetapi jika dalam keadaan terdesak binatang ini akan menggigit atau mencambukkan ekornya ke lawan/pengganggunya. Lebih senang hidup di pohon-pohon, karena memiliki kemampuan memanjat yang sangat baik.Ekornya yang panjang dan melingkar (spiral) digunakan untuk mengaitkan tubuhnya pada tangkai atau dahan agar tetap seimbang dan tidak jatuh.

Reproduksi : Biawak jantan memiliki ukuran tubuh lebih besar dan panjang dibandingkan betina. Kepala biawak jantan juga lebih besar.Biawak jantan memiliki cirri khas pada bagian kelaminnya, yaitu hemi-penis.Hemi-penis merupakan tunjolan kelamin, biawak jantan memiliki 2 tonjolan. Biawak ini berkembang biak dengan telur. Dalam satu siklus biasanya biawak ini menghasilkan 3-5 butir telur.

Pakan : Merupakan jenis hewan karnivora (pemakan daging), hewan ini memakan berbagai jenis serangga. Selain itu, biawak hitam juga memakan mamalia kecil seperti bayi tikus.

Habitat : Hewan ini merupakan jenis semi-terestrial karena terkadang mereka tinggal di balik batu atau seresah dan lebih sering terlihat beraktivitas di pohon-pohon (arboreal). Hewan ini tersebar di Kepulauan Aru dan Papua Nugini.

Gembira Loka Zoo Map